Monday, April 12, 2010

Antara Kreativitas dan Meniru

Kalau mau jujur, seorang kaligrafer hebat selalu dimulai dari proses meniru. Pada awalnya adalah mencontoh huruf-huruf yang telah ditetapkan dalam buku kaidah disertai latihan terus-menerus. Kemudian dia bisa membuat huruf yang mungkin lebih sempurana daripada buku yang dia pelajari.

Proses membuat bentuk huruf tidak sertamerta mudah. Seorang kaligrafer dengan tekun mempelajari teknik-tekniknya sehingga bisa membuat huruf ’sepersis mungkin’. Dari sinilah proses meniru semakin terasah. Membuat rangkaian huruf, kemudian, tidak memerlukan contoh lagi. Apalagi objek kaligrafi sangatlah terbatas pada bentuk jenis. Dia tahu: berapa jarak antar huruf, keseimbangan, komposisi, dan –tidak lupa– kebenaran tulisan.

Saya mempunyai teman yang seperti ini. Dia sangat pandai menjiplak sebuah objek. Bahkan, banyak orang terkagum-kagum dengan karyanya. Namun, saya tahu kalau karyanya sama sekali tidak “asli”.

“Adakah orang yang ini hebat?” saya bertanya-tanya dalam hati.

Mungkin iya, tapi saya yakin tidak. Alasannya, dia tidak bisa menjadi diri sendiri.

Dalam kasus ini, seperti juga dalam dunia tulis menulis. Ada istilah “copy-paste”. Apalah arti sebuah karya hebat kalau hanya sebuah pembajakan? Sama halnya dengan dunia melukis. Sebuah karya hebat bukanlah objek bajakan.

Sayangnya, dalam dunia kaligrafi tiru-meniru seolah terbuka lebar. Hal ini dibuktikan dengan melimpahnya contoh-contoh kaligrafi yang dengan leluasa ditiru bentuknya. Saya tidak tahu, apakah buku semacam ini bemanfaat atau justru “memenjarakan” kreativitas?

Seorang kaligrafer yang tidak bisa menjadi diri sendiri bukanlah seorang yang hebat. Yang menjadikan seorang kaligrafer tetap hebat adalah dia tidak bergantung dengan apa yang telah dia dapatkan. Artinya, dia tidak berhenti pada proses meniru itu melainkan mencoba berkerasi lebih dari apa yang dia pelajari.

Kalau ingin jadi kaligrafer, berhentilah membajak karya orang lain. Kreatiflah dengan banyak bereksperimen.


(sumber : http://www.panduankaligrafi.com/2008/08/antara-kreativitas-dan-meniru/)

About Caligraphy & Ornament

Banyak Hal yang harus kita pelajari mengenai dunia Islam berserta khazanah keilmuaannya. Islam
Memiliki seni & budaya yang tidak kalah dengan peradaban seperti Babylonia dengan taman gantungnya ataupun Mesir dengan Pyramid dan Sphynx-nya.